Kebiasaan Merusak Pendengaran yang Harus Anda Hindari Segera

Jumat, 06 Februari 2026 | 10:00:48 WIB
Kebiasaan Merusak Pendengaran yang Harus Anda Hindari Segera

JAKARTA - Kesehatan pendengaran sering kali terabaikan meski memiliki peran vital dalam kehidupan sehari-hari. 

Masalah pada pendengaran tidak hanya mempengaruhi komunikasi, tetapi juga kualitas hidup secara keseluruhan. Telinga sebagai organ vital tubuh sangat rentan terhadap kebiasaan sehari-hari yang buruk, meskipun tampaknya sepele. 

Kebiasaan-kebiasaan ini, yang mungkin dilakukan oleh banyak orang tanpa disadari, bisa berujung pada gangguan pendengaran yang serius jika terus-menerus dilakukan.

Penyebab Utama Gangguan Pendengaran yang Sering Terabaikan

Seiring dengan kemajuan teknologi dan gaya hidup modern, banyak orang mulai terpapar dengan suara keras dalam kehidupan sehari-hari. Paparan suara yang tinggi bisa datang dari berbagai sumber, mulai dari perangkat audio pribadi hingga lingkungan yang bising. 

Berbagai studi mengungkapkan bahwa kebiasaan yang berkaitan dengan paparan suara keras berulang kali dapat merusak sel-sel di telinga bagian dalam, yang pada akhirnya menyebabkan gangguan pendengaran permanen.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan memperkirakan bahwa sekitar 50 persen orang yang berusia antara 12 hingga 35 tahun berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat paparan suara keras yang berlebihan, terutama dari perangkat audio pribadi. 

Oleh karena itu, penting untuk mengenali kebiasaan sehari-hari yang dapat merusak pendengaran kita.

Penggunaan Earphone dengan Volume Tinggi Secara Terus-Menerus

Salah satu kebiasaan yang paling umum dan sering diabaikan adalah mendengarkan musik menggunakan earphone atau earbuds dengan volume yang terlalu keras. 

Banyak perangkat audio pribadi yang mampu menghasilkan suara hingga lebih dari 100 desibel, padahal paparan suara di atas 70 desibel dalam waktu lama sudah bisa merusak sel-sel rambut pada telinga bagian dalam.

Menurut ahli, risiko kerusakan pendengaran meningkat drastis jika volume diputar dalam level tinggi selama berjam-jam setiap hari. Telinga manusia sangat sensitif terhadap suara keras, dan kebiasaan mendengarkan musik dengan volume tinggi bisa mempercepat penurunan fungsi pendengaran, terutama pada usia muda yang seringkali mengabaikan potensi kerusakannya.

Oleh karena itu, disarankan agar Anda tidak melebihi 60 persen volume maksimum pada earphone dan membatasi penggunaannya selama 60 menit setiap kali mendengarkan musik. Hal ini akan membantu mengurangi risiko kerusakan pada telinga dan menjaga kesehatan pendengaran Anda.

Kebiasaan Menyetel Volume Mobil Terlalu Kencang

Kebiasaan lain yang sering dianggap sepele adalah mendengarkan musik dengan volume tinggi di dalam mobil. Stereo mobil, terutama yang diputar pada volume maksimal, bisa menghasilkan suara hingga 100-140 desibel, yang tentu saja berisiko merusak pendengaran jika terus-menerus dilakukan. 

Ditambah lagi, ruang mobil yang tertutup akan membuat suara terdengar lebih keras dan memburuknya efeknya terhadap telinga.

Jika Anda merasa perlu berteriak untuk berbicara dengan penumpang lain di dalam mobil, itu adalah indikasi bahwa volume sudah berada pada tingkat yang sangat berbahaya. Ketika terpapar suara keras dalam jangka waktu lama, kerusakan pada pendengaran bisa terjadi tanpa Anda sadari. 

Untuk itu, disarankan agar Anda selalu memeriksa volume suara dan tidak memutar musik di atas level yang aman, bahkan ketika sedang berada di dalam mobil.

Paparan Suara Keras Tanpa Pelindung Telinga

Lingkungan kerja atau tempat hiburan yang berisik seperti konser musik, klub malam, atau area konstruksi, sering kali tidak dapat dihindari. Namun, kebiasaan tidak menggunakan pelindung telinga ketika terpapar suara keras bisa sangat merugikan kesehatan pendengaran. 

Beberapa mesin atau alat konstruksi dapat menghasilkan kebisingan yang mencapai lebih dari 110 desibel, dan pada tingkat suara ini, kerusakan pada telinga dapat terjadi dalam hitungan menit.

Telinga yang terasa berdenging setelah terpapar suara keras menjadi tanda awal dari gangguan pendengaran yang bisa permanen. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan pelindung telinga, seperti earplug atau earmuff, jika Anda bekerja atau berada di lingkungan yang berisik. 

Menggunakan pelindung telinga ini tidak hanya melindungi pendengaran Anda tetapi juga mengurangi risiko noise-induced hearing loss (NIHL) yang bisa mengganggu kualitas hidup Anda.

Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

Satu lagi kebiasaan yang sering dilakukan namun bisa merusak pendengaran adalah membersihkan telinga dengan cotton bud. Meskipun sering dianggap sebagai cara efektif untuk membersihkan telinga, penggunaan cotton bud justru dapat mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam, memperburuk sumbatan, bahkan menyebabkan infeksi atau luka pada gendang telinga.

Telinga sebenarnya memiliki mekanisme alami untuk membersihkan dirinya sendiri, sehingga tidak perlu bantuan alat tambahan. Jika Anda merasa telinga tersumbat, sebaiknya gunakan obat tetes telinga yang aman untuk melunakkan kotoran, daripada mencoba membersihkan telinga dengan cotton bud yang justru bisa menyebabkan kerusakan. 

Menggunakan cotton bud dapat meningkatkan risiko cedera pada telinga, dan dalam kasus tertentu, bisa menyebabkan infeksi yang lebih serius.

Mengurangi Kebiasaan Buruk untuk Menjaga Pendengaran Sehat

Penting untuk menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari yang tidak disadari bisa memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan pendengaran. 

Menggunakan earphone dengan volume tinggi, menyetel volume mobil terlalu keras, terpapar suara keras tanpa pelindung telinga, dan membersihkan telinga dengan cotton bud adalah kebiasaan yang bisa merusak pendengaran jika terus dilakukan.

Dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan ini, Anda tidak hanya menjaga pendengaran tetapi juga mencegah gangguan pendengaran yang bisa mengganggu kualitas hidup Anda di masa depan. 

Menggunakan earphone pada volume yang lebih rendah, memakai pelindung telinga di tempat berisik, dan menjaga kebersihan telinga dengan cara yang aman adalah langkah-langkah kecil yang bisa memberikan perlindungan besar bagi kesehatan pendengaran Anda.

Terkini