Janice Tjen Lolos ke Babak Kedua Qatar Open 2026 dengan Performa Mengagumkan

Selasa, 10 Februari 2026 | 12:42:41 WIB
Janice Tjen Lolos ke Babak Kedua Qatar Open 2026 dengan Performa Mengagumkan

JAKARTA - Petenis putri Indonesia Janice Tjen memulai langkah impresif di Qatar Total Energies Open 2026.

Pada babak pertama, ia berhasil menaklukkan Beatrice Haddad Maia dengan skor 6-0, 6-1. Kemenangan ini sekaligus menandai debutnya yang sukses di ajang WTA 1000 Doha.

Janice mendapat kesempatan berlaga melalui wildcard, yang memberinya peluang bertanding melawan lawan kuat. Awalnya, ia dijadwalkan bertemu Sorena Cirstea, tetapi lawan tersebut mundur sehingga Haddad Maia menggantikan posisinya. Kejadian ini memberi Janice motivasi tambahan untuk menunjukkan performa terbaiknya.

Dominasi Janice terlihat dari awal pertandingan, terutama pada set pertama. Ia memanfaatkan servis sebagai senjata utama, mencatatkan dua ace dan mengonversi tiga dari tujuh peluang break point. Penampilan ini membuat Haddad Maia kesulitan untuk mengimbangi ritme permainan Janice.

Penguasaan Set Kedua dan Strategi Servis

Memasuki set kedua, Haddad Maia mencoba bangkit dengan mencatatkan dua ace. Namun, strategi Janice yang fokus pada pengembalian bola membuat lawannya terus tertekan. Dominasi poin servis dan disiplin Janice membuat lawan hampir tak berdaya sepanjang set kedua.

Janice juga memanfaatkan setiap peluang break point dengan cermat. Dari tiga kesempatan yang ada, ia berhasil mengonversi dua peluang untuk memenangkan set kedua. Permainan disiplin dan agresif membuatnya menutup pertandingan hanya dengan kehilangan satu gim, dalam waktu satu jam sembilan menit.

Kemenangan ini tidak hanya membawa Janice ke babak kedua, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dirinya di level WTA 1000. Performa ini menunjukkan bahwa Janice mampu bersaing dengan pemain kelas dunia meski usianya baru 23 tahun. Hal ini menandai awal yang positif untuk musim turnamen internasionalnya.

Jejak Prestasi Sebelumnya di WTA

Sebelum Doha, Janice juga mencatatkan debut yang menjanjikan di ajang WTA 500 Abu Dhabi. Ia berhasil menaklukkan petenis No.1 Australia yang sedang naik daun, Maya Joint, melalui rubber set. Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi Janice dalam menghadapi tekanan turnamen tingkat tinggi.

Meski perjalanannya di babak kedua Abu Dhabi terhenti oleh unggulan kelima Liudmila Samsonova, Janice tetap menunjukkan performa yang solid. Hasil positif ini menjadi modal berharga untuk menghadapi lawan-lawan berikutnya di turnamen internasional. Keberhasilan ini menegaskan bahwa Janice memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah global.

Selain sektor tunggal, Janice juga menunjukkan kemampuan gemilang di nomor ganda. Ia berpasangan dengan petenis Filipina Alexandra Eala dan berhasil menembus semifinal. Mereka mengalahkan unggulan kedua Zhang Shuai/Cristina Bucsa, menandai pencapaian penting di debut WTA 1000.

Analisis Performa Janice Tjen

Kemenangan atas Haddad Maia memperlihatkan kemampuan Janice dalam mengatur tempo pertandingan. Servis yang kuat dan pengembalian bola yang efektif menjadi senjata utama. Kedisiplinan dan fokus mental juga menjadi faktor penentu dalam mendominasi lawan.

Penguasaan permainan di set pertama dan kedua menunjukkan kesiapan Janice menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Kemampuan membaca pola permainan lawan membuatnya mampu memanfaatkan peluang break point secara optimal. Strategi ini menjadi kunci suksesnya memenangkan pertandingan dengan skor meyakinkan.

Selain teknik, aspek psikologis turut mendukung performa Janice. Kepercayaan diri yang tinggi setelah lolos dari pertandingan sebelumnya membuatnya tetap tenang saat menghadapi tekanan. Mental yang kuat ini menjadi modal penting untuk turnamen-turnamen berikutnya.

Harapan dan Tantangan di Babak Kedua

Kemenangan ini membawa Janice ke babak kedua Qatar Open dengan modal besar. Babak berikutnya akan menghadapkan dirinya pada lawan yang lebih tangguh dan berpengalaman. Tantangan ini menjadi kesempatan bagi Janice untuk menunjukkan kematangan permainan dan strategi bertanding.

Debut impresif ini juga meningkatkan perhatian terhadap karier Janice di kancah internasional. Performanya di sektor tunggal dan ganda menunjukkan fleksibilitas dan potensi berkembang. Keberhasilan ini diharapkan menjadi titik awal dari karier cemerlang di turnamen-turnamen WTA berikutnya.

Dengan penampilan gemilang di Qatar Open, Janice membuktikan bahwa petenis muda Indonesia mampu bersaing di level internasional. Kemenangan ini menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya untuk terus mengasah kemampuan dan percaya diri. Momentum ini diharapkan menjadi awal yang lebih gemilang bagi prestasi tenis Indonesia di dunia.

Terkini