KM Bukit Raya Siap Berlayar Antarpulau, Pelni Tingkatkan Pelayanan Penumpang

Selasa, 03 Maret 2026 | 12:27:01 WIB
KM Bukit Raya Siap Berlayar Antarpulau, Pelni Tingkatkan Pelayanan Penumpang

JAKARTA - KM Bukit Raya kembali siap mengarungi perairan Indonesia dengan rute antarpulau yang panjang dan penuh pemandangan menakjubkan. 

Pelayaran Voyage 07.2026 dijadwalkan berlangsung dari 10 hingga 27 Maret 2026. Kapal ini akan menghubungkan Surabaya, Pontianak, Kijang, Letung, Tarempa, Natuna, Midai, Serasan, dan Tanjung Priok, memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bepergian antarpulau.

Pelni menekankan bahwa setiap perjalanan kapal dibuat nyaman dan aman, sehingga penumpang dapat menikmati waktu di atas kapal tanpa kekhawatiran. 

Armada kapal telah disiapkan dengan fasilitas memadai agar perjalanan jauh terasa lebih ringan. Kapal juga menjadi sarana penting untuk menghubungkan pulau-pulau, mendukung mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“KM Bukit Raya siap melayani masyarakat dengan rute yang lengkap dan nyaman. Kami ingin setiap penumpang sampai tujuan dengan selamat dan tetap menikmati perjalanan,” ujar Humas Pelni. Pernyataan ini menegaskan komitmen Pelni menghadirkan layanan kapal yang profesional dan terorganisir.

Rute Pelayaran dan Keberangkatan

KM Bukit Raya Voyage 07.2026 akan memulai perjalanan dari Surabaya pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 22.00. Kapal dijadwalkan tiba di Pontianak pada 13 Maret 2026 pukul 03.00 dan berangkat kembali pukul 05.00. Selanjutnya kapal akan singgah di Kijang dengan tiba pukul 10.00 dan berangkat pukul 18.00.

Letung menjadi pelabuhan berikutnya, kapal tiba pukul 08.00 dan berangkat pukul 10.00, dilanjutkan ke Tarempa dengan kedatangan pukul 15.00 dan keberangkatan pukul 17.00. Natuna dijadwalkan tiba pukul 05.00 dan berangkat pukul 08.00. Kapal kemudian singgah di Midai pukul 14.00 dan berangkat pukul 16.00.

Serasan menjadi pelabuhan berikutnya, tiba pukul 01.00 dan berangkat pukul 03.00. Pontianak kembali dikunjungi dengan kedatangan pukul 03.00 dan keberangkatan pukul 05.00. Surabaya disinggahi lagi pukul 06.00 dengan keberangkatan pukul 10.00, kemudian Pontianak dijadwalkan tiba pukul 18.00 dan berangkat pukul 20.00.

Singgah di Pulau-Pulau Terluar

Kapal melanjutkan perjalanan ke Serasan pada 23 Maret dengan kedatangan pukul 11.00 dan berangkat pukul 13.00. Midai disinggahi kembali pukul 21.00 dan berangkat pukul 22.00. Natuna menerima kedatangan pukul 02.00 dan berangkat pukul 04.00, kemudian Tarempa pukul 15.00 dan berangkat pukul 17.00.

Letung kembali menjadi tempat singgah pukul 21.00 dan keberangkatan pukul 22.00. Kijang juga disinggahi pukul 11.00 dengan keberangkatan pukul 14.00. 

Kapal kemudian menutup pelayaran dengan singgah di Blinyu pukul 05.00 dan berangkat pukul 06.00. Tanjung Priok menjadi tujuan akhir dengan kedatangan pukul 10.00, menandai selesainya perjalanan antarpulau yang panjang ini.

Rute yang dilalui KM Bukit Raya memungkinkan penumpang menikmati ragam budaya dan pemandangan laut Indonesia. Setiap pelabuhan singgah memiliki karakteristik unik, mulai dari kota besar hingga pulau terpencil. Perjalanan ini sekaligus menjadi sarana penting menghubungkan wilayah barat Indonesia dengan lebih efisien.

Fasilitas dan Kenyamanan di Kapal

KM Bukit Raya dilengkapi fasilitas untuk kenyamanan penumpang selama berjam-jam di laut. Ruang kabin tersedia dalam berbagai kelas dengan kenyamanan standar. Penumpang juga dapat menikmati area umum untuk bersantai dan menikmati pemandangan laut.

Selain itu, kapal menyediakan layanan makanan dan minuman agar penumpang tetap terjaga stamina dan energinya. Kru kapal berpengalaman siap membantu kebutuhan selama perjalanan. Keselamatan dan kenyamanan menjadi fokus utama, sehingga perjalanan jauh dapat dijalani tanpa kekhawatiran.

“Setiap perjalanan harus terasa nyaman bagi penumpang. Kami menyiapkan fasilitas agar perjalanan menjadi pengalaman yang menyenangkan,” ujar Humas Pelni. Pernyataan ini memperkuat kesan pelayanan prima yang diutamakan Pelni untuk KM Bukit Raya.

Persiapan dan Tips Perjalanan

Penumpang dianjurkan hadir lebih awal agar proses boarding berjalan lancar. Pengecekan tiket dan identitas dilakukan sebelum keberangkatan untuk memastikan data sesuai. Hal ini juga meminimalkan risiko tertinggal atau kendala administrasi.

Selain itu, penumpang disarankan membawa perlengkapan pribadi yang dibutuhkan selama di kapal. Misalnya obat-obatan, pakaian hangat, dan perlengkapan kebersihan. Tips ini berguna agar perjalanan antarpulau yang panjang tetap aman dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Persiapan matang sebelum naik kapal juga membantu menjaga kesehatan dan stamina. Penumpang diharapkan memanfaatkan waktu istirahat di kapal dengan baik. Dengan begitu, saat tiba di pelabuhan tujuan, mereka tetap segar dan siap melanjutkan aktivitas.

Makna Perjalanan Antarpulau KM Bukit Raya

Perjalanan dengan KM Bukit Raya bukan sekadar transportasi, tetapi juga pengalaman untuk menikmati keindahan laut Indonesia. Kapal menghubungkan berbagai pulau dan mendukung mobilitas sosial serta ekonomi. Setiap pelayaran menjadi momen penting untuk masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terpencil maupun kota besar.

“Perjalanan dengan KM Bukit Raya memberikan kesempatan melihat Indonesia dari perspektif berbeda. Tidak hanya sampai tujuan, tetapi juga menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujar Humas Pelni. Pernyataan ini menegaskan pentingnya kapal penumpang dalam memperkuat konektivitas nasional.

Dengan rute lengkap, fasilitas memadai, dan pelayanan profesional, KM Bukit Raya siap melayani masyarakat pada Maret 2026. Semua upaya Pelni bertujuan agar setiap penumpang merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan. Pelayaran ini sekaligus menjadi bukti komitmen Pelni mendukung mobilitas antarpulau yang berkualitas.

Terkini