Sjafrie Hadiri Pemakaman Try Sutrisno untuk Memberikan Penghormatan Terakhir

Selasa, 03 Maret 2026 | 09:08:54 WIB
Sjafrie Hadiri Pemakaman Try Sutrisno untuk Memberikan Penghormatan Terakhir

JAKARTA - Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, hadir memberikan penghormatan tertinggi dalam pemakaman Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. 

Upacara ini dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Almarhum meninggal dunia pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, meninggalkan warisan pengabdian yang besar bagi bangsa.

Suasana di TMP Kalibata sangat khidmat dan penuh rasa hormat dari keluarga, pejabat negara, dan masyarakat yang hadir. Prosesi diawali dengan pembacaan riwayat hidup almarhum, menyoroti perjalanan panjangnya dalam pengabdian pada negara. Setiap kata yang dibacakan menggambarkan dedikasi dan pengorbanan yang luar biasa bagi bangsa dan negara.

Masyarakat yang hadir tampak khusyuk mengikuti setiap prosesi, menunjukkan penghormatan mendalam terhadap jasa almarhum. Bendera kebangsaan berkibar perlahan sebagai simbol penghormatan negara. Upacara ini menjadi momentum penting bagi semua pihak untuk mengenang jasa dan bakti Try Sutrisno.

Riwayat Hidup dan Dedikasi Luar Biasa

Try Sutrisno memulai karier militernya dengan dedikasi tinggi sejak awal bergabung di ABRI. Ia kemudian menanjak menjadi Panglima ABRI pada 1988 hingga 1993, menunjukkan kemampuan kepemimpinan yang tangguh. 

Perjalanan kariernya tidak berhenti di militer, ia kemudian menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 1993-1998, mengukir sejarah penting dalam pemerintahan.

Selama menjabat sebagai Panglima ABRI, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok yang tegas namun adil, menjaga stabilitas dan keamanan nasional. Keputusan-keputusannya selalu mempertimbangkan kepentingan bangsa secara menyeluruh. Rekam jejaknya menjadi teladan bagi generasi militer maupun sipil di Indonesia.

Selain jabatan formal, almarhum juga dikenal aktif membina hubungan antar-lembaga dan masyarakat. Sikapnya yang rendah hati membuat banyak pihak menghormatinya. Dedikasi yang ia tunjukkan menjadi warisan berharga yang dapat dijadikan pedoman bagi pejabat dan masyarakat.

Penghormatan Presiden Prabowo

Dalam apel persada, Presiden Prabowo memberikan penghormatan terakhir kepada Try Sutrisno dengan penuh khidmat. “Saya Presiden Republik Indonesia atas nama negara bangsa dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan ke persada Ibu Pertiwi jiwa raga dan jasa-jasa almarhum,” ucap Presiden dengan suara mantap dan penuh perasaan. Pernyataan ini mencerminkan penghargaan negara terhadap pengabdian seumur hidup Try Sutrisno.

Presiden Prabowo menambahkan, “Semoga jalan dharma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua dan arwahnya mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Besar.” 

Kata-kata ini menyentuh hati setiap hadirin dan menegaskan nilai pengabdian yang telah dicontohkan almarhum. Semua yang hadir menyimak dengan hening, merasakan makna mendalam dari setiap kata yang disampaikan.

Penghormatan ini juga menjadi momen refleksi bagi pemerintah dan masyarakat. Kehadiran Presiden Prabowo menunjukkan betapa pentingnya menghargai jasa para tokoh bangsa. Setiap tindakan dan perkataan dalam prosesi ini mencerminkan rasa hormat dan penghargaan terhadap pengabdian Try Sutrisno.

Kehadiran Tokoh Bangsa dan Kabinet

Menhan Sjafrie hadir bersama jajaran Kabinet Merah Putih untuk memberikan penghormatan tertinggi dari kementerian yang dipimpinnya. Wakil Presiden RI serta sejumlah tokoh bangsa, termasuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, turut hadir dalam prosesi ini. Kehadiran mereka menunjukkan penghormatan mendalam terhadap jasa-jasa Try Sutrisno bagi negara.

Setiap tokoh yang hadir menyampaikan doa dan penghormatan secara tertib dan khidmat. Para hadirin memperhatikan dengan seksama, mengikuti arahan protokol pemakaman militer dan kenegaraan. Kehadiran seluruh pejabat tinggi ini menegaskan bahwa pengabdian almarhum tidak hanya diakui secara formal tetapi juga secara moral.

Selain pejabat, keluarga almarhum turut hadir untuk menyaksikan pemakaman secara langsung. Mereka tampak tegar namun tetap terselip rasa haru dalam setiap prosesi. Kehadiran mereka memberikan nuansa kekeluargaan dan penghormatan pribadi terhadap almarhum.

Makna dan Warisan Jasa Almarhum

Pemakaman ini menjadi momen refleksi bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mengenang jasa Try Sutrisno. Kehadiran Menhan Sjafrie dan pejabat lainnya menegaskan penghormatan tertinggi keluarga besar Kementerian Pertahanan. Semoga pengabdian dan keteladanan almarhum menjadi inspirasi bagi generasi muda dan pejabat negara selanjutnya.

Jasa almarhum yang penuh dedikasi membentuk fondasi penting bagi kemajuan bangsa. Setiap langkah yang ia tempuh sebagai Panglima ABRI dan Wakil Presiden memberikan teladan dalam kepemimpinan dan pengabdian. Warisan nilai ini diharapkan tetap hidup di hati masyarakat dan pejabat negara.

Pemakaman Try Sutrisno mengingatkan pentingnya menghargai pengabdian dan jasa para tokoh bangsa. Semua pihak yang hadir menyadari bahwa setiap tindakan almarhum mencerminkan cinta dan dedikasi pada negara. Semoga ruh dan jasa almarhum terus dikenang, menjadi suri tauladan bagi semua generasi.

Dengan demikian, upacara pemakaman ini tidak hanya menjadi penghormatan terakhir, tetapi juga momen pembelajaran dan refleksi bagi seluruh bangsa. 

Kehadiran Menhan Sjafrie, Presiden Prabowo, serta tokoh bangsa lainnya menegaskan penghormatan formal dan moral terhadap almarhum. Setiap prosesi dan kata-kata yang diucapkan mencerminkan rasa hormat yang mendalam atas dedikasi Try Sutrisno selama hidupnya.

Terkini